Sunday, 29 March 2015

TEORI DA'WAH

TEORI BERDA’WAH

Untuk menjadi seorang da’i yang handal tentunya setiap dai perlu membekali dirinya dengan berbagai pengetahuan atau ilmu yang badehi. Dengan kata lain seorang da’i harus benar-benar menguasai materi yang akan di sampaikannya. Namun disamping ia harus menguasai materi yang akan disampaikan, ia juga harus menguasai teori dalam penyampaian da’wahnya, karna tidak jarang jemaah merasa jenuh dengan da’wah yang disampaikan seorang da’i, bukan karna materi yang disampaikan tidak bagus, namun cara penyampaiannya yang kurang memuaskan. Dibawah ini adalah 13 teori atau trik untuk menjadi da’i versi Pondok Pesantren Al-Mughni.

1.   Hilangkan gerogi.

                Bagi tingkat pemua kadang ketika tampil di hadapan khalayak, suka ada rasa gerogi atau demampenggung, ha tersebut sering terjadi karan beberapa faktor, diantaranya adalah kurang PD. untuk mengatasi rasa gerogi atau demampanggung tersebut baiknya kita melakukan 4 cara di bawah ini:
       a. Berdo'a daam hati.
       b.Tidak banyak bayangan sesuatu yang mungkin atau tidak mungakin.
       c. Jangan ada rasa minder.
       d. Yakini dalam hati bahwa kita bisa.  

2.   Tidak cepat-cepat dalam berbicara.

       Menjadi seorang da'i yang handal tentu merupakan harapan dan dambaan setiap da'i dan untuk mencapai harapan tersebut berusahalah ketika kita berbicara menyampaikan materi kita mampu mengatur intonasi bicara kita, artinya berusaha agara tidak teralu cepat daam bicara juga tidak terlalu lamban.

3.   Fasih.

       Hal lain yang menjadi pembekalan seorang da'i adalah harus fasih dalam berbicara, baik ketika mengucapkan kalimat bahasa Arab ataupun bahasa lainnya. Dengan kata lain kita harus perhatikan artikulasi kalimat. 

4.   Jangan banyak bercerita atau berdongeng.

      Ketika kita sedang menyampaikan materi, baiknya jangan banyak bercerita atau berdongeng, karna hal tersebut bisa menjenuhkan terhadap jemaah yang mendengarkan, atau bahkan membuat jema'ah mengantuk.

5.   Jangan terjebek iklan.

6.   Jangan menghina sesama agama islam.

7.   Jangan mengyalahkan arena.

8.   Adakan intermezzo.

9.   Harus punya kesan.

10. Tidak melecehkan ayat atau hadist.

11. Harus toleransi antar da’i.

12. Berpakaian sopan.

13. Punya konsep yang ideal.



No comments:

Post a Comment